MINGGU, 20 APRIL 2014
 
        Lupa Password?

detikTravel

detikTravel

Info Promosi Travel

Wego
Tags
This will be shown to users with no Flash or Javascript.
KoKiUnek-Unek
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
KERAS, KERAS, YA, SILAHKAN!
Gerardus Bibang - Jakarta

Apa yang menjadi tayangan layar kaca, akhirnya, beralih nyata-nyata ke dunia nyata: kekerasan! Dalam dua hari terakhir, negara berhadap-hadapan dengan warganya sendiri. Mereka bentrok dalam kekerasan yang kasat mata. Nusantara seperti kembali ke zaman perang. Di mana-mana, sebagian anak-anak nusantara menenteng dan kadang mengokang senjata. Isu kenaikan harga BBM adalah pemicunya. Kalau negara sudah begini, ke mana lagikah kita mencari negara? Di mana kah ia?

                                                                                *****
KERAS, KERAS, YA, SILAHKAN!


I.KERASSSSSSSS
keraskeraskaukeraskaukeraskeraskerassssskaukerassss
teriakmu sendiri-sendiri dan bersama di jalan-jalan dan gang-gang kota
keraskeraskaukeraskaukerassskerasssssskaukerassssss
teriakmu keras keras kerassssss
ya aku keras karena aku punya kuasa
kaukerassskaukerassskaukerassskaukerassskaupunyabarangkerasss
ya aku keras karena barangku lebih keras
kerasssanukerassskaukerassssanukerassss
ya aku keras karena anuku lebih kerassss
kekerasan kukenakan dengan segala cara: halus atau kasar
via media aurea*) bukan auraku karena jalan tengah emas tak’an kutapak
kecuali kau beri aku anu yang di tengah-tengah
emasnya kuambil tapi untuk basa-basi
teriakmu keras, keras, keras, kerasssssss membuatku hahahahahaaaaaaaaaaa
barang-ku malah lebih keras, lebih keras, kerasssssss


II.REPRESI
kuhajar kau pakai represi
urat-fisik aku tarik untuk memaksa kehendakku sendiri
bentrok fisik? hmmmm, itu memang yang kucari!
seberapa besar otononomi indidivualmu tersobek-sobek, aku tidak perduli!
kuhajar kau pakai represi

III.DOMINASI
kuhajar kau pakai struktur
ketimpangan dalam pembagian hak, kulembagakan
bodoh amat itu keadilan!
usah kau awas-awasi aku yang punya kuasa
kau yang tanpa kuasa malah harus kuawas-awasi sangat ketat
‘kan aku yang punya kuasa, bukan?
aku berleha-leha dalam ketimpangan,
yang kulembagakan dengan cermat

IV.HEGEMONI
kau kupaksakan pakai hegemoni
halus sekali bagai dirayu-rayu di bawah lembayung redup
omonganku kau telan bulat-bulat karena kuasa yang kumiliki lebih tinggi
jadilah makna-ku adalah makna-mu
dalam lugu kau terima semua itu
huh, siapa suruh kau lugu?
tawaku terkekeh-kekeh saat melihatmu terperosok dalam ketidakdewasaan yang kau buat sendiri
akhirnya kau terkelepak lunglai


V.YA SILAHKAN!
kau katakan aku keras, keras, ya, silahkan!
represi kupunya karena aku memiliki kuasa-lebih*)
dominasi kupunya karena aku memiliki nilai-lebih*)
hegemoni kupunya karena aku memiliki makna-lebih*)
kau katakan aku keras, keras, ya silahkan
nuraniku sudah lama pergi
melintasi semesta dalam gamang
                                                                           ***


Catatan:
• Via media aurea (Latin)= jalan tengah itu emas
• Kuasa-lebih = surplus power
• Nilai-lebih = surplus value
• Makna-lebih = surplus meaning
By gb, petani humaniora, tmn aries/rabu 28/03/’12: hari kedua demonstrasi besar-besaran menentang kenaikan harga BBM)

ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI 

MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


1 dari 3 Halaman Komentar | First Prev Next Last
waduh..bung gerard...selalu bagus2 deh puisinya...
Posted by: wolflew | Jumat, 6 April 2012 | 21:19 WIB
keras...sekeras timpukan batu hahahaha
Posted by: Straight_Line | Jumat, 6 April 2012 | 19:39 WIB
Koh Nam2..halaahh masih inget aja ama klepon buatan yuka..qiqiqi..emang enaks kok koh kleponnya..kenyal2 gimana gitu..wakakaka..nah pan latahh jadinya
Posted by: Yuka-Kobe | Kamis, 5 April 2012 | 19:48 WIB
Bener Pakdhe, selain lembek ada unsur hangatnya juga seperti: Bubur, bakpao, Klepon (bikinan Yuka),dmbl (dan masih banyak lagi)... wkwkwk.
Posted by: Wahnam | Kamis, 5 April 2012 | 18:49 WIB
Bang Wahnam : ikutan ngakak nih dgn unsur tuwir n lembek2 nya .... beda ama bang Komodo di OZ --- salam hangat buat Abang2 berdua !
Posted by: sirpa | Rabu, 4 April 2012 | 22:24 WIB
Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us
 
© 2008 - 2009 KoKi. All rights reserved