SENIN, 20 MEI 2013
 
        Lupa Password?

detikTravel

detikTravel

Info Promosi Travel

Wego
Tags
This will be shown to users with no Flash or Javascript.
KoKiResensi
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Cinta Itu Sederhana, Mengenang Z
Wolflew – Surabaya

Sahabat Koki Semua....
Saya mohon izin untuk memberanikan diri untuk merensi buku For Z....
Saya menulis ini untuk mengenang Z. Sosok yang selama ini amat dihormati KoKiers ”Senior”; hormat sebagai pencetus Jargon KoKi: ‘’SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA.’’; hormat sebagai salah satu inspirator yang telah melahirkan banyak penulis; hormat karena kepeloporannya dalam Citizen Journalism dan masih banyak lagi. Terus terang, ini adalah kali pertama saya meresensi buku.

Sejak di umumkan telah terbit, saya langsung memburu buku “for Z” ke seluruh toko buku Gramedia di Surabaya, Jawa Timur. Apa daya, sejak Januari hingga awal Februari 2012, tidak ada stock “for Z”. Akhirnya saya memesan ke Dad dan pada 14 Februari 2012, dan ”for Z” saya terima di kediaman di Surabaya, sekitar pukul 14.30 WIB. Pesan sang kurir sederhana, ‘’Ini dari Dadi buat Wolflew...Sampeyan Wolflew ya..?’’

Sahabat Koki
‘’for Z’’ adalah sebuah buku yang mengisahkan sepenggal perjalanan hidup Z. Z adalah Zeverina Retno Pudjisriatuti. Dia seorang perempuan yang lahir dari keluarga jurnalis. Salah satu Pak De nya adalah mantan Pemimpin Redaksi Surat Kabar terkemuka Harian Kompas (1966-1989). Tak heran jika Z sangat menyukai bidang jurnalis (hal 39-40). Tapi tahukah KoKiers, ternyata sebelum menjadi seorang jurnalis Z pun pernah bekerja di salah satu bank swasta, yaitu saat awal-awal hijrah ke Jakarta. Tapi itu hanya dilakoninya dalam hitungan bulan. Selepas itu Z kembali ke track nya, jurnalistik.

Z mengawali kariernya sebagai penulis lepas Majalah Angkasa (Kompas Gramedia Group). Tak lama kemudian, dia melompat ke Majalah Berita Bergambar Jakarta Jakarta (JJ). Di Jakarta Jakarta Z menemukan jati dirinya. Tekadnya yang keras untuk menjadi jurnalis sejati dan jiwanya yang selalu dipenuhi gelora fight mengantarkannya ke dunia jurnalistik yang sesungguhnya. Z banyak terjun meliput peristiwa-peristiwa besar yang terjadi di negeri ini. Salah satu palagannya yang berkesan bagi Z, adalah ketika Z dan kawannya Sri Lestari melakukan reportase yang lumayan berat dalam kasus “Pembunuhan massal Santa Cruz, Dili, Timor Timur pada medio November 1992 (hal. 55).

Sahabat Koki....
Membaca sepak terjang Z, saya memiliki kesan kuat dunia jurnalis luar biasa menantang. Seringkali untuk mendapatkan suatu informasi, cara-cara yang ditempuh mirip kerja seorang agen spionase. Simaklah bagaimana Z harus minum bir bersama tentara yang bertugas di Dili agar dapat mengorek secuil informasi lalu mengirimkan berita lewat telepon, hingga akhirnya ketahuan karena telepon disadap sampai akhirnya kembali ke Jakarta dengan pertimbangan kondisi Dili sudah mengancam keselamatan diri Z dan Ninik. Dua wartawati itu sudah dicurigai mendapatkan informasi yang dirahasiakan.Dan ternyata hasil reportase itu menggemparkan (masa itu masa Orde Baru).

Z juga pernah menulis yang mengungkap insiden Presiden Soeharto yang pernah ditempeleng oleh Kolonel Alex Evert Kawilarang. Ketika itu Kawilarang menjabat Panglima Wirabuana. Kawilarang kesal kepada Soeharto karena tidak mempertahankan Kota Makasar dari serangan Belanda. Soeharto waktu itu masih menjabat sebagai Komandan Brigade Mataram.

Sahabat Koki
Buku ''for Z'' disusun oleh Dadi Sumaatmadja dan Nova Natassa. Dadi Sumaatmadja adalah suami Ino—panggilan lain untukZ, yang juga seorang jurnalis. Di KoKi dia dikenal dengan Dad. Panggilan Ino merupakan panggilan Z dari dua orang buah hatinya yaitu Hekmatiar Dipa Morteza dan Sasyi Niskala. Sementara Nova Natassa adalah seorang kreatif yang memulai karir di Global TV dan MTV Indonesia, lantas terakhir bergabung di Metro TV.

Kolaborasi Dad dan Nova menyusun sebuah buku tentang seorang jurnalis memang terasa berbeda. Ibarat pertemanan penyair Rumi dan Shams, yang oleh Dad ini dilukiskan sebagai Shams adalah pembakar api dan Rumi adalah penangkap api. ‘’Nova Natassa sebagai pembakar api dan saya adalah penangkap api’’ begitu analog Dad.

‘’for Z’’ adalah sebuah kolaborasi yang penuh gelora dan menyenangkan.

Pada bagian kata pengantar buku, penulis mengakui bahwa buku ini subjektif karena kedekatan penulis (Dadi Sumaatmadja) dengan Z. Tapi justru itu merupakan kelebihan dari “for Z”. Seorang suami, seorang imam dan seorang bapak dari anak-anaknya yang setia dan mendukung cita-cita sang istri dan ketika sang istri telah tiada tetap setia meneruskan perjuangannya. Cita-cita Z cukup dua huruf, CJ- Citizen Journalism.

Di tengah berbagai kemajuan teknologi yang memudahkan masyarakat untuk sekedar membaca berita atau memang para fanatik pembaca berita, CJ diperlukan untuk bisa menjadi bagian yang hadir di tengah masyarakat untuk mencerdaskan masyarakat. Melalui berita sederhana dan apa adanya tanpa intrik apa pun; ini lah tulisan warga, ini lah suara rakyat, ini lah kami sampaikan dengan hati yang tulus lewat CJ.

Sahabat Koki...
Z bercita-cita ingin KoKi tumbuh seperti situs berita Citizen Journalism (www.ohmynews.com). Sebuah situs jurnalisme warga terpopuler di Korea Selatan yang berdiri tahun 2000 yang memiliki 40.000 reporter warga dan 70 wartawan profesional. 


Buku “for Z’’ terdiri dari Bab1 hingga Bab 11, di mana pada setiap bagian secara gamblang mengisahkan sepenggal perjalanan hidup Z, mulai dari ikhwal menyenangi dunia jurnalis hingga detik yang mengharukan di Bab 10 dan 11, di mana di bagian ini terasa menyentuh sekali, bagaimana perjuangan Z melawan sakitnya. ( saya sampai terharu di bagian ini). Saya yakin Kokiers yang membaca bagian ini pasti juga demikian adanya. Perjuangan keras si Z untuk tidak mau berobat secara medis hingga akhirnya operasi pengangkatan rahim yang justru ternyata tidak membantu karena kanker rahim sudah pada tahap stadium lanjut hingga Sang Khalik menjemputnya didampingi anak-anak beliau dan perawat yang membantu selama proses perawatan.

Sahabat Koki...
Perguliran sejarah perjuangan Z yang tak kenal lelah membangun KoKi dikisahkan bagian demi bagian dalam “for Z”. Simaklah bagaimana saat Z kali pertama menempatkan batu bata pertama untuk pembangunan rumah KoKi dan akhirnya Rumah itu menjadi utuh bernama Rumah KoKi. Z mengawalinya dari rubrik kesehatan di Kompas Cyber Media (KCM). Hingga suatu hari, ketika KOMPAS berganti manajemen dan KoKi menjadi harus di-delete dan Z pun harus mundur dari KCM demi idealisme --yang mungkin bagi sebagian orang keputusan Z itu aneh. Aneh, karena Z harus meninggalkan tempatnya bekerja yang sudah mapan. Aneh karena harus memulai semuanya dari awal penuh dengan pengorbanan waktu, biaya dan juga perasaan demi sebuah rumah baru untuk KoKiers. Tapi itulah totalitas dari Z.

Melalui “for Z”, kita juga akan mengetahui si Asmod yang menjadi pembela Z di saat serangan JC ( saya baru tahu akar masalah yang sempet rame beberapa waktu dulu dengan salah satu KoKiers). Asmod di sini digambarkan sebagai seorang penggebuk drum yang juga sambil kuliah memantau dan menjadi “saksi ahli “ bagi KoKi pada saat krisis sebelum KoKi menempati rumah baru bergabung di detik.com. (Saya sebagai Kokiers baru tidak ingin masalah ini diperdebatkan lagi. titik).

 Sahabat Koki...
Sekuat apapun manusia, pasti ada batasnya. Rabu, 7 Juli 2010, pukul 17.35 WIB. Z menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan sakitnya yang panjang. Si Ino telah pergi dalam kedamaian menuju Sang Khalik. Si Ino adalah ibu bagi anak-anaknya yang ternyata bisa merasa tidak nyaman dan khawatir jika anak-anaknya tidak di didik dengan caranya, cara kasih sayang dan cinta. “ Biarkanlah hidup membawa anak-anakku menjadi orang yang selalu fight, tabah dan siap menerima kenyataan hidup, baik susah maupun senang. Biarkanlah mereka selalu ceria dalam menapaki kehidupan ini. Jika suatu hari kelak anakku jatuh, dia harus kembali bangkit. Bila suatu kali dia mendapatkan kesuksesan, biarkanlah dia berbagi kesuksesannya itu dengan orang yang kurang beruntung” inilah landasan nilai yang Z utamakan kepada anak-anaknya (hal. 84). Dengan iringan adzan dari Dad, Kamis 8 Juli 2010, Z dimakamkan.


Z IN MEMORIAM by wat3m

Penutup
Buku ''for Z''  di terbitkan Kurniesa Publishing-Jakarta, dan buku yang saya baca ini adalah cetakan pertama , Oktober 2011. Bagian penutup buku ini ditutup dengan Puisi dari Nova Natassa berjudul ‘’Dan and Z’’ dan ‘’Sekali Mengenal Sulit untuk Melupakan’’ yang ditulis Vids (Singapura), Nyi (Vancouver), Bejan (Ottawa), Plux (Jakarta), Arita (Swiss).

Dad and Z
Cinta itu sederhana

Cinta hanya berbicara tentang pilihan.
Pilihan untuk mencintai dan dicintai.
Pilihan untuk memberi dan menerima.
Pilihan untuk rela terlibat dalam situasi yang rumit
dan komplikatif.
Pilihan untuk menjadi lebih berarti.

Seorang Z memilih untuk dicintai dan mencintai
Sepenuhnya apa yang telah diberikan dan ditaklukkannya: sebuah keluarga dan cita-cita.
Z memilih untuk menerima apa yang telah diperjuangkan
Dengan memberi kasih yang utuh terhadap tekad.
Z memilih untuk bertikai dan tertatih dalam komplikasi
Yang merenggut ketenangannya.
Dan bagi Z, menghentikan waktu demi terbaginya satu cerita
Akan membuat hidupnya lebih berarti.

Ah, kamu Z...kamu memang istimewa.

Kamu diciptakan untuk menyita waktuku.
Menyetubuhi momentum dengan formulasi yang aneh,
Dengan bentuk yang tidak berpola,
Tapi berhasil membuatku menggila
Saat ini aku tak mampu berbicara tentang cinta.
Aku sudah terlalu jauh mengkhianati esensinya.
Tapi kamu tak perlu khawatir, aku masih sangat
Menghormatimu, sama seperti pertama kali kita bertemu.
Karena kamu telah mengajarkanku bagaimana mencinta.
Kamu mengingatkanku tentang luka.
Kamu membakar segala alasan yang memungkinkan kita
Untuk berpisah

Jujur, ini bukan tentang kita.
Ini semua tentang rasa yang kamu tinggalkan.
Rasa yang terkadang menjelma menjadi warna.
Warna yang seringkali muncul meramaikan sunyi.
Lalu sunyi yang tiba-tiba berdamai dengan hati.

Aku boleh saja merasa gamang setelah periode diam
Yang panjang atas kepergianmu,
Tapi aku memilih untuk tersenyum.

Dan aku memilih untuk mencintaimu, Z


Nova Natassa
Februari 2011

Sahabat Koki
Membaca “for Z” bagi saya yang baru menjadi KoKiers setelah Z mangkat, sudah cukup membuat saya paham dan mengenal sosok Z. Z sebagai perintis dengan segala perjuangannya, faham dengan dunia KoKi. Sebuah dunia yang dapatmembuat ”mabuk” dengan hasil karya tulisan-tulisan KoKiers dari seluruh

penjuru dunia (around the world).

Semoga Dad sekeluarga, diberikan kekuatan dan kesehatan untuk tetap fight, fight, fight....semangat, semangat, semangat !!!!

Yihaaaaaaaa........!!!

Terima kasih buat Dewi Miaw (Kuching) yang selalu mengingatkan saya tentang buku ‘’for Z’’ ini

Salam,

Wolf - Surabaya

ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI 

MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


1 dari 15 Halaman Komentar | First Prev Next Last
Wolf: Resensi kamu benar2 mantaf.. gak percaya deh ini perdana...pasti sblmnya pernah meresensi buku hehehe.... whoaaaa ada penampakan mas Dad rupanya... aku kok ketinggalan yaaaa.....
Posted by: farvel | Minggu, 15 April 2012 | 05:45 WIB
walopun telat bgt, yg penting bls comment, hehe..@Dewimeong thx jg meong udh jd KoKiers yg setia n udh baca buku For Z. @Thia thx ya udh nelpon lgsg, smg kapan2 bisa ngobrol lg sm kita berdua.
Posted by: Blaque | Selasa, 20 Maret 2012 | 13:49 WIB
Cinta itu sederhana tapi tidak mudah menjaganya,....butuh pengorbanan...!!
Posted by: rajawali | Jumat, 9 Maret 2012 | 00:50 WIB
nenekkkkk dah baca buku z??? jangan mewek yaa....hihihi....
Posted by: dewimeong | Rabu, 7 Maret 2012 | 17:39 WIB
Rasa ingin memiliki dan membaca buku ini....semakin menggelora.
Posted by: rajawali | Sabtu, 3 Maret 2012 | 05:11 WIB
Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us
 
© 2008 - 2009 KoKi. All rights reserved