Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Selasa (28/2), mengimbau setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak berpergian ke luar negeri untuk mempersiapkan beberapa hal. Tentu, sangatlah tidak nyaman bila tengah berpergian ke luar negeri, kita tiba-tiba harus menginap di rumah sakit atau mendadak mesti dievakuasi ke ruang Gawat Darurat. Berikut adalah imbauan Kemenlu RI yang kelak ada manfaatnya:
Imbauan kepada WNI
Kementerian Luar Negeri mencatat bahwa jumlah WNI yang mengalami masalah kesehatan serius sehingga harus dirawat di rumah sakit ketika yang bersangkutan berada di luar negeri, cenderung semakin bertambah belakangan ini.
Mereka mengalami masalah ketika biaya perawatan di rumah sakit sedemikian tinggi sementara yang bersangkutan atau keluarganya di tanah air tidak mampu membayar tagihan rumah sakit, karena tidak diasuransikan pada saat akan berangkat.
Sehubungan dengan itu Kementerian Luar Negeri menyampaikan himbauan kepada WNI yang akan pergi ke luar negeri sebagai berikut:
1. Pelajari dengan seksama situasi di negara tujuan dan potensi resiko kesehatan yang mungkin dihadapi baik karena cuaca, perbedaan iklim maupun hal lainnya.
2. Mempersiapkan diri dengan alternatif solusi atas kemungkinan resiko kesehatan yang terjadi.
3. Membekali diri dengan asuransi yang lingkup pertanggungannya memadai baik asuransi kesehatan maupun jiwa. Saat ini terdapat beberapa perusahaan asuransi yang memiliki produk khusus untuk mereka yang bepergian ke luar negeri dalam jangka waktu tertentu dengan premi asuransi yang kompetitif dan terjangkau.
4. Pastikan bahwa pihak sponsor selama di luar negeri dapat memberikan jaminan atau membantu penyelesaian perawatan kesehatan.
Kementerian Luar Negeri senantiasa berharap agar setiap WNI yang bepergian ke luar negeri dapat mencapai tujuannya dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Jakarta, 27 Februari 2012
ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI
MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com
sekarang ini sudah banyak negara yg mengharuskan turis Indonesia yg datang ke negara tsb untuk menunjukkan polis asuransi kesehatan dulu ketika apply visa (pengalaman pribadi ini), jadi tanpa menyertakan bukti tsb dijamin visa tak diberikan...
Om Sirpa: Bln Februari kemarin kebetulan Farvel dpt kerjaan satu bln nemanin bbrp peawai BUMN Indo dan salah satu dari mrk jatuh sakit, Farvel bawa ke RS dan dia sangat kaget dgn biayanya...trus dia (beliau tepatnya, krn orgnya lumayan dewasa ditambah jabatannya bs dikatakan T O P) blg gini: Wah, katanya di Eropa apa2 gratis...tp kenapa saya bayar mahal sampe segini yah?? Trus aku bilang gini: Bapak kan bukan WN Spanyol ataupun bayar Pajak disini...Aku disini yah yg bayar pajak dr kerja Rodi baru dpt gratis Pak. Pdhl sebenarnya bukan gratis...Weleh2 ... kualitas pegawai kita. Asal Ngomong wae.. gak berbobot. mknya cucuk lah dgn peraturan ini...thx om atas infonya