| KoKiInfo-Pedia |
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Vaksin Demam Berdarah Terbukti Efektif
Perusahaan farmasi Perancis Sanofi mengumumkan, vaksin demam berdarah dengue yang mereka kembangkan, terbukti efektif melawan tiga dari empat strain virus penyakitnya.
Uji klinik yang dilakukan terhadap 4.000 responden anak-anak di Thailand menunjukan hasil positif terhadap tiga dari empat strain virus demam berdarah dengue DBD. Penelitian vaksin DBD sudah dilakukan sejak 70 tahun, tapi baru diintensifkan dua dekade terakhir. Sukses ujicoba vaksin tergantung dari respons sistem kekebalan tubuh. Ujicoba besar-besaran vaksin baru itu, kini sedang dilakukan di 10 negara di Asia dan Amerika Latin dengan melibatkan 31.000 responden. Sanofi menyebutkan, hasil positif dari ujicoba di Thailand memicu perusahaan menanamkan investasi senilai 350 juta Euro untuk membangun pabrik baru di Perancis. Vaksin baru anti demam berdarah itu, diharapkan bisa mendatangkan pemasukan milyaran Euro pertahunnya. Prevalensi naik fatalitas turun
Kampanye pemberantasan sarang nyamuk inang demam berdarah Dengue. Direktur program penanggulangan penyakit menular India, Dr.A.C Dhariwal menanggapi sukses ujicoba vaksin DBD itu, kepada DW mengatakan, menyambut berita mengenai sukses ujicoba vaksin itu. "Dengan demikian kami memiliki instrumen tambahan, untuk mencegah dan mengendalikan penyakit DBD", tambahnya. Laporan lembaga kesehatan Uni Eropa menyebutkan, prevalensi penyakit demam berdarah terus naik dalam dekade terakhir. Walaupun begitu, tingkat fatalitasnya terus turun. Organisasi kesehatan dunia WHO melaporkan, penyakit yang ditularkan lewat gigitan nyamuk itu, mengancam kesehatan sekitar 3 milyar penduduk dunia. Setiap tahunnya 50 juta hingga 100 orang terinfeksi. Rata-rata 20.000 orang penderita DBD meninggal setipa tahunnya, kebanyakan anak-anak di bawah lima tahun. Selain upaya pencegahan dengan mengembangkan vaksinnya, program yang dilancarkan saat ini kebanyakan dengan mereduksi sumber penularan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk. AS/DK (rtr,dpa) ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com
|
| About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us |
|