| KoKiInfo-Pedia |
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Ponsel Akan Gantikan Dompet
Terutama di negara berkembang, transaksi melalui ponsel bukan merupakan hal baru lagi, Dengan teknologi baru, perusahaan telekomunikasi Jerman Deutsche Telekom berupaya untuk mempopulerkan transaksi seperti ini di Eropa.
Pakar strategi pasar telah lama membidik potensi transaksi keuangan mobile. Bisnis di sekor ini telah berkembang dengan cepat. Pada tahun 2010, transaksi melalui ponsel bernilai sekitar 50 miliar US Dollar dan tahun 2011 diperkirakan jumlahnya dua kali lipat. Peneliti pasar Amerika Serikat Gartner meperkirakan, tahun ini nilai transaksi mobile akan naik menjadi lebih dari 170 miliar Dollar. Booming di Negara Berkembang Namun secara global transaksi mobile tidaklah besar. Di Amerika Utara dan Eropa transaksi ini tersendat, karena pembayaran melalui telefon seluler hanya satu dari begitu banyak pilihan transaksi. Dan sampai kinipun, baik kartu kredit atau online banking tidak mampu menggusur uang tunai dalam transaksi. Namun Volker Briegleb dari majalah komputer c't merasa yakin, transaksi mobile memiliki masa depan yang bagus.
Tidak lama lagi kartu kredit akan tersingkirkan ponsel Belum Ada Terobosan di Negara Barat NFC bahkan lebih mudah dioperasikan daripada transfer berbasis SMS. Data rekening bank dan kartu kredit disimpan dalam ponsel, sehingga orang tidak membutuhkan berbagai kartu dengan chip lagi. Konsep ini dinamakan “mobile wallet” atau dompet mobile. Saat membayar di kasir, kita tinggal membubuhkan kode keamanan, memilih dari rekening mana pembayaran dilakukan dan menggesek dompet mobile di atas sensor. Transaksi berjumlah kurang dari 25 Euro akan langsung dibukukan. Sementara nilai transaksi yang lebih tinggi akan melalui tahap keamanan yang lain, dengan misalnya membubuhkan kode rahasia ke dua.
Tahun 2011, Google memperkenalkan dompet mobile di Amerika Serikat Apakah Aman? Uji coba pertama transaksi mobile berjalan dengan sukses. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan kereta api Jerman Deutsche Bahn telah memanfaatkan teknologi NFC ini, juga beberapa bank-bank tabungan dan merasa puas. Beberapa bulan lalu, MasterCard telah mulai menginstal perangkat pembaca dompet mobile di Jerman, terutama di pompa bensin, restoran dan beberapa toko ritel.
Logo tempat pembayaran dengan teknologi NFC Berjalan Lambat Deutsche Telekom mengatakan, proyek transaksi ini harus mendapatkan dukungan. Karena hanya sebagian kecil ponsel yang beredar saat ini yang memungkinkan dapat menggunakan teknologi NFC, Deutsche Telekom menempelkan stiker penyimpan data pada ponsel atau Dibutuhkan Solusi Sementara Volker Briegleb mengatakan, terdapat hambatan psikologis tinggi yang harus diatasi sebelum konsumen disipakan untuk menngunakan teknologi seperti ini. Namun perusahaan-perusahaan besar sudah mengendus bisnis besar untuk jangka panjang, “Bagi perusahaan seperti Google, Microsoft atau Telekon tampaknya pasar transaksi mobile sudah cukup besar, sehingga mereka sudah mempersiapkan diri.“ Dan transaksi ini hanya dikenakan biaya sangat rendah untuk menjaring sebanyak mungkin konsumen. Sumber:www.dw.de/dw/article/0,,16074922,00.html ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com
|
| About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us |
|