Begitukah – Memang begitu Gerardus Bibang - Jakarta
I. BEGITU-KAH?
entah kenapa, aku dan dia, satu
karena cinta, katanya:
begitukah?
karena apa yang sudah dirayakan depan altar tidak boleh diceraiberaikan, katanya:
begitukah?
aku kehilangan semua kosakata,
dan anehnya dia yang terkenal manis-bawel dan itu yang membuatku jatuh cinta,
kini lebih bisu daripada batu, lebih kasar daripada cadas
entah kenapa, aku dan dia, masih seatap
karena cinta, katanya: ouwwwww....begitukah?
entah kenapa, penghuni-penghuni kolong langit,
diam-diam saling menegasikan yang lain
dan menyembunyikan dirinya di balik laptop atau BB untuk saling.....entahlah!
aku kehilangan semua kosakata
dan anehnya produk kecanggihan ciptaan manusia ini malah saling menjarakkan satu manusia dengan yang lain
aku kehilangan semua kosatakata untuk mengatakan semua ini
oh cinta, di manakah kau?
kau, satu-satunya peringkas jarak
aku membutuhkanmu, hiec et nunc!* *** * hiec et nunc = di sini dan sekarang
II. MEMANG BEGITU
aku-kau, sebut-menyebut
betulkah begitu?.
akukauakukaukauakuakukauuuu....,
aku-kau, sebut menyebut?
aku-kau, sejatinya, satu,
lebih dari soal sebut menyebut.
kau adalah aku yang lain,
aku adalah kau yang lain.
ada-aku-aku, satu,
ada- kita, satu,
lebih dari soal sebut menyebut.
satu-nya kita karena kita memang begitulah ada-nya,
kau-aku hidup seturut ada.
menyebut-mengada-menafas
menyebutmu serasa menafas
cinta kita hingga di batas-batas nafas raga
mengabadi seabadi SANG NAFAS
kau-aku sebut menyebut
lebih dari sebut-menyebut
ada-kita memang begitu
Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com
begitulah....kau dan aku. Kita memang begini.....aku begini, engkau begitu sama saja....aku menyatakan kau ada dan ....kau menyatakan aku ada. Jika kau tiada....maka tak ada yang akan menyatakan aku ada.....sehingga kita menyatu dalam nafasNYA menyatakan keberadaan NYA....aku-aku dan kau-kau yang menyatu dalam kita....ADA lah karena cinta NYA....sampai cinta itu abadi untuk ke agung an NYA dari alpha sampai omega.....:-)) Yiiihaaaa.....!!!