| KoKiNegeriku |
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Menghormati Anjing Bagi Orang Dayak Ngaju
Sahabat Koki Semua....Salam Hangat Selalu Tulisan ini bukan bermaksud menyinggung para pembaca sekalian, tapi ingin menyampaikan adab orang suku Dayak kepada anjing zaman dahulu. Begitu bersyukur rasanya tinggal di Indonesia yang kaya dengan budaya serta adat istiadat. Terlebih lagi dengan berbagai macam penghormatan kepada alam, sesama manusia, hingga kepada binatang. Kearifan lokal yang mempunyai makna mendalam dan tentunya berbeda tiap suku di Indonesia. Penulis tergerak menulis ini karena mendengar kabar kematian anjing kesayangan penulis saat masih di Palangka Raya. Sahabat Koki Semua . . . Sahabat Koki Semua... Peran anjing tidak hanya sekedar penjaga saat ini tapi sudah bisa dilatih untuk keperluan di bidang kepolisian misalnya sebagai anjing pelacak yang berguna untuk mengendus narkotika, arah pelaku pembunuhan-pencurian, hingga ikut dalam syuting film. Dampaknya adalah anjing menjadi semacam harta berharga karena fungsinya atau karena terawat hingga sekarang pun banyak dibuka salon buat anjing. Sahabat Koki Semua... Sahabat Koki Semua . . . Sahabat Koki Semua . . .
Tak hanya itu. Sisa makan sang anjing pun dibawa ke atas perahu. Lalu sisa makanan itu ditebarkan di lantai perahu memakai daun lenjuang (dawen sawang). kemudian makanan anjing itu diratakan di atas permukaan perahu, baru kemudian perahu itu dkaramkan. Ritus ini dilakukan agar mereka mendapatkan berkah berupa babi. Demikian makna dari motif Lawang Radayang dimana ukiran motif ini diukir di tiang tempat meletakkan persembahan. Sahabat Koki Semua...
Namun sayang ternyata tanpa diberitahu sama teman nasib Omen berakhir di alat-alat dapur....sedihnya waktu itu, alasannya teman karena belum ada uang buat bayar kost dan dijualah Omen seharga Rp.400.000. Anjing kedua namanya Omen lagi. Berbeda dengan Omen yang pertama, dia lebih bisa bertahan lama karena tinggal di peternakan kakak untuk menjaga sapi dan kambing. Benar-benar menyenangkan setiap sore mengajak keluarga ke peternakan kakak sambil bawa makanan buat Omen. Di lingkungan peternakan ini sering terjadi pencurian tapi setelah ada Omen situasi aman dan terkendali. Namun sayang karena mungkin pencuri juga tidak kalah akal maka Omen diracun dan akhirnya mati lagi, bangkainya dikuburkan di sekitar peternakan. Kapok dengan nama Omen maka anjing ketiga yang dipelihara diberi nama Prengki, Prengki juga membuat keadaan menjadi aman dan terkendali, karena beberapa saat setelah Omen mati, saudara yang ikut di peternakan kehilangan laptop dan handphone gara-gara tidak ada yang menyalak untuk berjaga. Namun sayang lagi-lagi Prengki diracun orang. Sahabat Koki Semua... **Mengenang Omen I, Omen II dan Prengki (2008 – 2011), dan semua anjing yang baik hati ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com
|
| About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us |
|