RABU, 22 MEI 2013
 
        Lupa Password?

detikTravel

detikTravel

Info Promosi Travel

Wego
Tags
This will be shown to users with no Flash or Javascript.
KoKiWorld
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Mendobrak Stereotip Melalui Musik Rap
Elizabeth Lee

Di Amerika, sebagian besar musik hip-hop dan rap, diciptakan oleh orang-orang kulit hitam dan Latin, namun seorang rapper AS keturunan Iran mencoba mendobrak stereotip ini.

Dia bukan seorang rapper seperti pada umumnya. Usianya 24 tahun, memiliki gelar sarjana ilmu politik, tidak besar di lingkungan perkotaan yang keras dan ia seorang warga Amerika keturunan Iran. Di panggung, ia menyebut dirinya, Azad Right.

“Beraksi di panggung adalah hal paling saya sukai ... menyaksikan anak-anak itu dan reaksi mereka terhadap music saya, yang saya buat selama satu tahun, melihat mereka menyukainya dan mengatakan ‘ini benar-benar bagus dan saya benar-benar merasakannya, dan membuat saya tergelitik,” kata Azad.

Nama aslinya adalah Azad Naficy. Dia putra Majid Naficy, seorang penyair terkenal Iran yang mengalami pengasingan politik. Menjelang dewasa, ia menemani ayahnya membaca puisi berkeliling dunia. Ia mengatakan ayahnya memiliki pengaruh besar terhadap dirinya.

Tetapi mengekspresikan dirinya melalui rap, sebagai seorang Amerika keturunan Iram Amerika banyak tantangannya.

"Saya melihat banyak komentar di YouTube dan pada blogpost seperti, ‘ketika saya pertama kali melihat anak ini, melihat penampilannya, saya tidak menyangka kalau dia adalah rapper,” papar Azad.

Di Amerika, hip-hop dan rap sebagian besar didominasi oleh warga kulit hitam dan Latin. Right berusaha mematahkan stereotip itu.

Orang-orang yang membantunya mendobrak batas-batas budaya adalah teman-teman sekelasnya dahulu dan sekarang produsernya, Omid Adami dan Jonathan Marquez.

"Saya rasa dunia belum pernah melihat musisi macam kami. Rapper dan produser Amerika keturunan Iran, dan produser keturunan Puerto Rico dari Guatamala,” ungkap Jonathan.

Nama Azad Right melambangkan “bahwa apa saja mungkin”. Orang tuanya menamainya Azad, yang berarti kebebasan dalam bahasa Persia.

“Itu adalah sesuatu yang tidak dimiliki orangtua saya, yakni kebebasan,” ungkap Azad.

Azad mengatakan ia mencoba untuk membebaskan industri musik dari dominasi budaya tertentu.

Mimpinya adalah untuk keberhasilan dalam melakukan apa yang paling ia senangi - menulis dan mengungkapkan buah pikirannya di atas panggung.

Sumber:www.voaindonesia.com/content/mendobrak-stereotip-melalui-musik-rap-/1246156.html

ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI 

MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last
hanya sebagian kecil musik Rap yang saya sukai karena bukan selera saya
Posted by: Caridaki | Selasa, 26 Juni 2012 | 11:00 WIB
3
Posted by: Mama Alma | Selasa, 26 Juni 2012 | 09:39 WIB
2 rapper hehe...
Posted by: funkeykey | Selasa, 26 Juni 2012 | 00:10 WIB
1
Posted by: dewimeong | Senin, 25 Juni 2012 | 21:16 WIB
Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us
 
© 2008 - 2009 KoKi. All rights reserved