JUMAT, 24 MEI 2013
 
        Lupa Password?

detikTravel

detikTravel

Info Promosi Travel

  • 1

    Rp .000

  • 2

    Rp .000

Wego
Tags
This will be shown to users with no Flash or Javascript.
Seputar Koki
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Mengenang Z...
Dewi - Kuching

Tak terasa Mak Z telah meninggalkan kita dua tahun lalu. Serasa Mak Z baru saja kemaren berpulang. Rasanya baru kemaren aku menerima berita kepergiaannya. Serasa baru kemarin kita menangis bersama.

Aku masih ingat dulu, setiap hari di KoKi sering terdengar sendau gurau saling sapa antara Kokiers, entah itu dibalik dunia yang sudah mau beranjak keperaduan ataupun dibelahan dunia lainnya mau mulai meniti hari baru.

Tak ketinggalan sapaan Mak Z disetiap awal artikel dengan Hai.. Hai.. Hai.. nya serta salam Yihaaaaaa... nya. Kini semua itu tinggal kenangan. Dunia KoKi juga sudah mulai terasa sunyi. Hanya satu dua yang saling menyapa. Sapaan Mak Z yang telah diganti melalui sapaan Dad, juga mulai jarang terdengar. Memang dunia selalu berubah. Itu suatu hal yang lumrah.

Aku hanya ingin mengenang masa masa dahulu ketika kita bergaul bersama mak Z ku. Anak-anaknya (KoKiers) masih selalu berkumpul dalam jumlah yang banyak hingga mencapai 3 juta orang, sehingga tingkah polahnya pun menjadi beragam. Ada yang lucu-lucu, tapi banyak juga yang nggak lucu. Suasana rumah KoKi meriah sekali. Penuh hiruk pikuk. Ada yang saling sapa akrab hingga saling memaki. Ada yang saling care dan memberi sampai saling menghujat.

 

 

 

Itulah dinamika sebuah keluarga besar. Keluarga besar rumah di atas awan, KolomKita (KoKi). Kini Rumah KoKi mulai tenang dan damai karena penghuninya sudah saling berdiam diri alias membaca tanpa meninggalkan komentar. Bahkan banyak yang telah sibuk dengan dunianya sendiri ( facebook , twitter ) hingga tidak ada waktu untuk singgah ke sini lagi. Dunia KoKi yang dulu riuh redam dengan tawa renyah anggotanya. Bahkan banyak juga yang harus disapa melalui email untuk berkunjung kembali ke sini atau mengirimkan artikel hingga kemudian muncul kembali satu dua anggota lama.

Dunia KoKi memang sudah berubah. Dari suasana ramai bagai di sebuah terminal bus atau airport menjadi sepi dan damai seperti sebuah kompleks pemakaman Mak Z.

Sementara aku, tetap selalu dapat menikmati dunia Koki yang ramai, penuh dengan sapaan lucu-lucu, ataupun sepi dan hening. Keduanya mempunyai kenikmatan tersendiri.

Buku tulisan Mas Dad tentang Mak Z, sebagai istri dan ibu yang tabah dan selalu penuh semangat sudah pula terbit, hingga kita bisa lebih mengenal Mak Z secara menyeluruh dan utuh. Banyak yang menitiskan airmata ketika membacanya tapi banyak juga yang menjadikan sumber inspirasi dalam menempuh hidup yang memang penuh dengan tantangan. Buku "For Z", memang benar-benar sangat inspiratif karena penuh dengan semangat hidup dan kasih sayang Mas Dad kepada sang istri tercinta.

Tanpa terasa dua tahun telah berlalu dengan kepergian Mak Z. Dunia Koki yang telah dibangunnya masih tetap eksis, walaupun kini sunyi sepi dan damai. Seperti dunia Mak Z di sana.

 

 

 

Kita akan tetap mengenangnya dan tidak akan melupakan sampai bila... bila ....

ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI 

MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


1 dari 8 Halaman Komentar | First Prev Next Last
asik ada bang rajawali landing di Koki hehehehe.....kagak apa2 donk bang , mau timbul tenggelam jg hahahah.........kan b e b a s tho
Posted by: dewimeong | Selasa, 14 Agustus 2012 | 05:59 WIB
Turut berdukacita atas meninggalnya Abang ipar Farvel pd tgl 7 July yang lalu, semoga semua keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan tetap tabah menghadapinya.
Posted by: rajawali | Senin, 13 Agustus 2012 | 20:28 WIB
Thanks berat buat Sang DEWI Meong yg menuliskan In memoriam of Mamak ZEV. Jurusnya cukup menggetarkan dunia persilatan...."Jurus memancing HARIMAU turun Gunung". Bukan hanya harimau yg turun gunung, Rajawali pun ikut mendarat dari angkasa. Kepada semua para GURU ku di KOKI, Suhu dan subo, suheng dan sumoy, salam DAMAI SEJAHTERA buat kita semua dimanapun berada...entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri dan di QATAR. Marilah kita ramaikan kembali LANGIT KOKI dgn tulisan dan koment2 anda pada artikel maupun greeting. Mohon ma'af buat kokiers yg aktif....saya yang selalu ITIL (ilang-ilang timbul) ini tak bisa aktif utk selalu hadir di KOKI. Buat teman kokiers yg ilang-ilang timbul cobalah mengerti akan kerinduan teman2 kita yg dengan setia menjaga gawang KOKI demi sebuah nama ZEVERINA yang tercinta.....damai di hati damai di BUMI....:-))
Posted by: rajawali | Senin, 13 Agustus 2012 | 19:54 WIB
Begitu memang kata temen cowo saya:D
Posted by: SU | Kamis, 19 Juli 2012 | 17:41 WIB
Mas DAD kalo Kucing nakal ditarik aja buntutnya atao di jewer kuping Kucingnya ampe nangis mengeong terus
Posted by: Caridaki | Kamis, 19 Juli 2012 | 17:26 WIB
Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us
 
© 2008 - 2009 KoKi. All rights reserved