MINGGU, 19 MEI 2013
 
        Lupa Password?

detikTravel

detikTravel

Info Promosi Travel

Wego
Tags
This will be shown to users with no Flash or Javascript.
KoKiFood
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Semanggi Suroboyo
Plux - Jakarta


Berderet rumah makan siap memanjakan rasa lapar setiap orang yang mengunjungi pusat jajan di bilangan Surabaya Barat ini. G Walk nama kawasan yang tergolong ramai di datangi pengunjung. Pada saat jam makan, kawasan ini cukup padat pengunjung yang hendak memanjakan lidah. Pendek kata, semua makanan ada di sini, dari rujak, soto, seafood sampai dengan Chinese food bertebaran di sepanjang jalan yang memang di jadikan tempat wisata kuliner.

 

Diantara deretan rumah makan yang ada, terdapat satu pujasera yang berbeda dengan lainnya. Sebut saja gerobak soto, bakwan campur dan rujak berkumpul jadi satu di tempat ini. Tak ketinggalan pula dengan semanggi yang lebih terkenal dengan sebutan semanggi Suroboyo.
 

Yang menarik perhatianku adalah satu meja kecil dengan tulisan “Semanggi Dempo” yang berada di tempat makan ini. Makanan yang satu ini cukup unik, selama ini aku hanya menjumpai di kota Pahlawan. Terakhir menyantap hidangan ini sudah bertahun - tahun yang lalu, sekitar 15 tahun yang lalu. Rasa yang unik menjadikan aku ingin kembali menikmati masakan ini, makanya pada saat kunjungan ke Surabaya beberapa saat yang lalu aku mengatakan ke saudara yang mengantar, hidangan inilah yang aku ingin santap hihihi.
 


Bumbunya merupakan perpaduan antara kacang dan ketela (ubi rambat), diolah sampai halus sekali dan tentu saja di siramkan diatas daun semanggi dan sedikit tauge yang telah di rebus. Sementara sebuah  kerupuk ditaruh diatasnya sebagai teman makan semanggi. Konon semanggi yang ada di sini merupakan cabang dari tempat makan yang berada di Jl. Dempo – Surabaya. Rasa dari makanan ini hmmm nikmat, seperti pecel dengan bumbu yang sangat halus. Yang pasti enak tenan, berhasil membuat lidahku bergoyang kenikmatan.
 


Sementara semangkuk es kacang hijau menjadi paduan yang tepat setelah menyantap semanggi. Kacang hijau yang dipadu dengan degan (kelapa muda) benar – benar menuntaskan rasa lapar di malam hari di kota Surabaya yang kebetulan bercuaca cukup cerah malam itu.

Semanggi Dempo, G Walk, Surabaya

Sebenarnya aku masih penasaran dengan julukan hidangan ini, yang benar “Semanggi” atau “Pecel Semanggi”. Ah, sudahlah yang jelas rasanya uenakkkk pol dan berhasil menuntaskan rasa kangen akan makanan ini

Sampai jumpa di petualangan lidah berikutnya

Regards,

Plux

ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI 

MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


1 dari 2 Halaman Komentar | First Prev Next Last
uuuhhh iyaaaaa udah lama banget gak makan semanggi! dulu tetanggaku yg suka jualan pecel semanggi, sekarang beliau sudah meninggal.. hix... entah sekarang masih ada gak yg jualan pecel semanggi. Thanks infonya Oom
Posted by: Lyna - Kuwait | Selasa, 19 Juni 2012 | 22:35 WIB
Kohhh..tulung dibungkusss!! buat barteran yg kemarin..hiahahaha (ngarep penuh iler dot com)
Posted by: Yuka-Kobe | Jumat, 8 Juni 2012 | 14:04 WIB
pak dhe, si wolf katanya gak suka jajan !! hahahaha........kan perngiritan dia, wkwkkw........gak ada si wolf ini , hahahahha
Posted by: dewimeong | Jumat, 8 Juni 2012 | 08:50 WIB
Mau donggggg ! ... Pasti si Wolflew sudah nikmati juga ..hehehe
Posted by: sirpa | Kamis, 7 Juni 2012 | 21:41 WIB
Geser dong Plux, mau pesen juga nih.....
Posted by: SU | Kamis, 7 Juni 2012 | 15:35 WIB
Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us
 
© 2008 - 2009 KoKi. All rights reserved