KAMIS, 17 MEI 2012
 
        Lupa Password?

detikTravel

detikTravel

Info Promosi Travel

Wego
Tags
This will be shown to users with no Flash or Javascript.
KoKiFood
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Sensasi Rasa Rujak Pedas Kolam Medan
Ariana – Jakarta

Dear Mas Dad dan KoKiers,

Hmm..... apa, sih, istimewanya rujak pedas ini? Sampai orang rela jauh datang ke tempat makan ini dan antri hanya untuk menikmati rujak pedas ini. Bagi yang sering berkunjung ke pusat perbelanjaan di Mangga Dua, tentunya sudah pernah mencicipi rujak Kolam Medan. Bahkan, mereka ketagihan akan sensasi rasa rujak pedas ini.

Semua bermula dari ajakan temanku untuk menikmati Rujak Kolam Medan beberapa waktu yang lalu. Kini, seusai puas memanjakan mata dan berbelanja beberapa helai busana di toko langgananku di lantai empat, aku selalu mampir kemari untuk menikmati pedasnya rujak buah ini. Rujak Kolam Medan memang bikin kangen dan ketagihan.

Pada awalnya, lokasi penjualan rujak buah ini menempati sepetak kecil ruang di lantai dasar, kemudian pindah ke lantai empat. Karena penggemarnya semakin bertambah, Rujak Kolam Medan pindah ke lantai tiga yang lebih luas sehingga penggemar rujak ini bisa menikmatinya dengan lebih leluasa. Tetapi tetap saja, mereja harus sabar menunggu tersedianya tempat, terutama saat siang hari hingga sore hari.

Nama rujak ini membuatku penasaran. Dahulu, ayah dari pemilik tempat makan ini berdagang rujak di Kolam Raya Medan, di depan Istana Maimoon yang terkenal di Medan. Kemudian, usaha rujak ini diteruskan oleh putri dan menantunya di Jakarta. Sudah sekitar delapan tahun lebih, tempat makan ini telah memanjakan lidah pencinta rujak pedas.

Sesuai dengan slogannya, “Penuhi hari-harimu dengan kesegaran buah alami”, rujak ini memang memakai beberapa jenis buah. Sedikitnya ada sembilan buah segar dalam satu porsi rujak pedas, seperti jeruk Bali, belimbing, ubi merah mengkal, pepaya muda, nanas, jambu air, kedondong, mangga Indramayu, bangkuang, ketimun, jambu Bangkok. Buah-buahan segar ini berasal dari kebun buah yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, yang dimiliki oleh pemilik tempat makan ini. Buah-buahan segar disajikan dalam cobek kayu yang dilapisi dengan kertas dan daun pisang.

Selain kesegaran buahnya, keistimewaan rujak ini terletak pada bumbunya yang sangat mantap. Buah-buahan diguyur dengan bumbu gula aren murni, terasi Medan, dan asam jawa. Ditambah dengan irisan kasar pisang batu atau pisang kelutuk yang memberikan sensasi rasa sedikit sepat khas pisang serta kriuknya kacang.

Gula aren untuk sambal rujak berasal dari masyarakat Badui (Dalam) di Banten. Gula aren ini murni tanpa campuran. Inilah salah satu rahasia kenikmatan bumbu rujak ini, selain rasa pedas yang sangat menyengat lidah.

Cabai rawit merah diulek dan dicampur sesuai dengan tingkat kepedasannya. Untuk rasa pedas, menggunakan tujuh cabai rawit, sedangkan pedas sedang menggunakan tiga cabai rawit. Aku memesan seporsi rujak dengan tingkat kepedasan sedang. Temanku yang memang sangat menyukai makanan yang pedas, memesan rujak pedas.

Pedasnya sambal rujak yang luar biasa membuat keringat bercucuran. Bagi yang pertama kali menikmati rujak ini, disarankan untuk memesan rujak pedas. Sensasi rasanya memang lebih mantap kalau rujaknya pedas.

Tumpukan kerupuk putih di atas lemari kaca dan dua kaleng kerupuk yang diletakkan di atas meja, menggodaku untuk mencicipinya. Kriuknya kerupuk dengan bumbu kacang dan rujak tak kalah nikmat.

Ada dua tempat makan yang wajib aku kunjungi setiap kali berkunjung ke Mangga Dua, yaitu rujak pedas dan tahu kok Bangka. Hangatnya semangkuk tahu kok membuat lidah bergoyang. (Baca: Dingin Begini Makan Tahu Kok Bangka, Yuk!)

Tak terasa semua buah segar telah berpindah ke perut. Yang tersisa hanyalah bumbu pedasnya. Pedas dan nikmatnya rujak ini membuat ketagihan. Sensasi rasa rujak pedas ini memang, hmm....nikmat, membuat lidah bergoyang. Sekali mencoba, pasti ketagihan.

Mas Dad, KoKiers, dan teman-teman penggemar buah-buahan -- Yanzzu, Plux, Bejan, Natya, dan Aimar -- silahkan menikmati rujak pedasnya. Ada buah kedondong yang segar, lho!

Regards

Ariana

 

Rujak Kolam Medan
Lantai 3D No. 20/95
Samping Ekskalator ITC Mangga Dua
Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara
Phone (021) 68235576 / 32372689

ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI 

MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


1 dari 7 Halaman Komentar | First Prev Next Last
bikin ngiler aja!
Posted by: evi irons | Jumat, 20 Mei 2011 | 09:02 WIB
Mbak Minten, apa kabar? hihihi.. iseng saja, foto pas selesai makan... rujaknya mantap banget, pas aku ke sana, antri.. makannya juga sambil bercucuran keringat, saking pedas dan nikmarnya, thanks ya mbak Minten, sudah mencicipi :)
Posted by: Ariana | Sabtu, 14 Mei 2011 | 00:20 WIB
aduhhhh penampakan di atas bener2 menyiksa nih....gak kebayang yg lg hamil pasti tambah sengsara deh ngeceznya...gak heran kalo sampai tandas gitu...glekkkk...
Posted by: Minten | Jumat, 13 Mei 2011 | 01:42 WIB
Iyem >> itu seh elo kl liat T nya onta gw :P
Posted by: Lyna - Kuwait | Senin, 2 Mei 2011 | 16:09 WIB
Ayooooo Lyna, silakan dicicipi dondongnya segar lho, bumbunya mantap, dengan kriuknya krupuk.
Posted by: Ariana | Senin, 2 Mei 2011 | 15:53 WIB
Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us
 
© 2008 - 2009 KoKi. All rights reserved