JUMAT, 25 APRIL 2014
 
        Lupa Password?

detikTravel

detikTravel

Info Promosi Travel

Wego
Tags
This will be shown to users with no Flash or Javascript.
KoKiFood
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Jalang Mantap Jalang Kote
Walentina Waluyanti – Nederland

 

Orang Makassar mana yang tidak mengenal jajanan ini? Gorengan gurih bernama jalang kote', jajanan khas kota Makassar. Hampir mirip pastel atau panada dari Menado. Bedanya jalang kote' ini rasanya lebih garing di gigitan.

Dari Belanda yang sedang musim semua bunga-bunga bersemi dan bermekaran, saya ingin membagi resep ini dengan anda. Sebelumnya, dari kebun belakang rumah, saya memetik beberapa tangkai bunga “pioen rose” Holland yang saya pajang sebagai penghias resep jalang kote' dari Makassar ini.

Jalang kote' sering dijajakan penjaja keliling. Penjaja-nya biasanya anak-anak yang berjalan dari rumah ke rumah. Mereka menjajakan jalang kote' di keranjang anyaman bambu sambil berteriak “jalaaaaaang koteeeeeee.....!!!”.

Daeng si tukang becak yang sedang jahil atau pun orang iseng yang tidak ingin membeli biasanya menjawab, "Tena doe' !!!" (tidak ada uang).

Penganan kecil ini sangat populer dan digemari banyak orang. Penjualnya memasuki halaman rumah petak sederhana sampai ke rumah-rumah gedongan seperti jejeran rumah mentereng dekat Pantai Losari di jalan Haji Bau, tempat kediaman mantan Wapres Jusuf Kalla.

Saya sendiri sangat menyukai jajanan ini. Rasanya sangat gurih, garing, sungguh nikmat disantap hangat. Namun disantap dingin pun tetap enak.

Kombinasi antara rasa kulit yang renyah, sedikit crispy betul-betul maknyus meresap dengan kelezatan isinya yaitu macam-macam sayuran, kentang, daging, telor rebus, mie/mihun. Sangat cocok disantap dengan saus cuka pedes. Rasa pedes ini membuat si penikmat ingin tambah dan tambah lagi.

Sebelum menyiapkan bahan, saya membuat saus pedes-nya dulu. Maksudnya biar campuran larutan cuka, air, cabe dan bawang putih bisa meresap dengan baik.

Cara membuat saus cuka pedes:

  • Rebus dengan sedikit air, bahan berikut ini: cabe 10 biji, bawang putih 2 atau 3 siung.
  • Lalu haluskan cabe dan bawang putih itu. Air rebusan hangat tadi jangan dibuang, campurkan kembali ke cabe dan bawang putih yang sudah halus.
  • Airnya jangan terlalu banyak, bisa dikira-kira sendiri. Terlalu banyak akan membuat saus kurang pedes. Dan terlalu sedikit, bisa jadi terlalu pedes juga.
  • Jangan lupa bubuhi cuka sedikiiiit demi sedikit, sampai diperoleh rasa asam yang diinginkan. Bubuhi juga garam dan gula secukupnya. Ada juga yang suka mencampurkan dengan sedikit susu.

Sesudah membuat saus pedes, langkah selanjutnya adalah membuat isi jalang kote'.

Bahan Isi:

  • Telur rebus 4 atau 5 butir diiris kecil-kecil, taruh di wadah terpisah. Siapkan juga rebusan mihun kira-kira 150 gram dan daging cincang 200 gram.
  • Selanjutnya siapkan bahan berikut, irisan bawang merah 5 siung, irisan bawang putih 3 siung.
  • Juga 2 batang wortel (potong kotak-kotak kecil), 2 biji kentang (potong kotak-kotak kecil), merica, maggie blok, garam secukupnya.
  • Setelah itu, dengan minyak goreng secukupnya, tumislah bawang putih dan bawang merah sampai harum.
  • Lalu masukkan wortel, kentang, daging cincang, aduk sampai matang. Jangan lupa bubuhkan garam, maggie blok, dan merica.
  • Jika bahan-bahan tadi sudah terlihat matang, masukkan mihun, aduk sampai tercampur merata.
  • Terakhir masukkan tauge, aduk sampai seluruh bahan tercampur merata. Jangan dulu masukkan telur rebus.

Bahan Kulit:

  • Siapkan semangkok air yang dicampur dengan sedikit garam yang akan digunakan sebagai campuran adonan.
  • Perkirakan rasa air itu jangan terlalu asin, juga jangan hambar, karena itu yang akan menentukan gurihnya rasa kulit jalang kote'.
  • Berikutnya siapkan 500 gram tepung terigu dan 2 sendok makan penuh margarine, dicampur merata.
  • Untuk memudahkan dan meratakan proses percampuran, saya menggunakan food processor untuk mencampur adonan.
  • Sementara mencampur itu, sedikit demi sedikit tuangkan juga air bergaram tadi ke adonan. Perkirakan jangan sampai adonan terlalu lunak karena kebanyakan air. Tapi juga jangan terlalu kering karena terlalu sedikit air.

Di bawah ini foto contoh hasil kulit jalang kote' yang kenyal, sudah dibentuk dan diisi.

Caranya mengetahui apakah adonan cukup air, jika adonan itu cukup kenyal untuk dibentuk. Artinya tidak terlalu lengket di tangan, juga tidak gampang pecah karena terlalu kering. Setelah adonan tercampur merata, diamkan kira-kira 10 – 15 menit.

Tahap selanjutnya, adalah mengisi bahan kulit tadi dengan bahan isi jalang kote.

Cara mengisi jalang kote' :

  • Tata wadah rata dan lebar di atas meja.
  • Taburi dengan sedikit serbuk terigu. Saya juga sedikit melumuri telapak tangan saya dengan terigu. Agar adonan tidak lengket di tangan.
  • Lalu saya ambil sekepal adonan tadi. Jika adonan terasa terlalu lengket, bubuhi adonan tadi dengan sedikit terigu sampai tidak begitu lengket lagi.
  • Selanjutnya kepal-kepal bola adonan tadi di tangan, pipihkan dan ratakan adonan tadi di atas wadah rata dan lebar.

  • Tekan-tekan sampai rata, lalu diisi dengan adonan yang sudah ditumis tadi. Nah, setelah menyendokkan tumisan sayur/daging ke dalam jalang kote, jangan lupa bubuhkan juga irisan telur rebis tadi ke dalamnya. Isinya tidak perlu terlalu banyak agar bentuknya tidak pecah.

  • Setelah itu pinggirannya dibentuk seperti kita membentuk pastel. Tapi di sini saya memakai cara lain. Adonan yang sudah saya kepal-kepal dan ratakan tadi, lalu saya taruh di atas cetakan pastel. Lebih mudah. Jalang kote' yang sudah saya isi, langsung tercetak dengan cantik dan cepat.

  • Selanjutnya saya menggoreng jalang kote' dengan cara yang lebih cepat, mudah dan praktis. Saya tidak menggunakan wajan penggoreng. Ada cara yang lebih efektif dan efisien. Yaitu menggoreng dengan menggunakan alat penggoreng khusus yang biasa digunakan untuk menggoreng chips, yaitu “deep-fryer”.

Begitulah, jalang kote' saya sekarang sudah siap disantap. Pada saat mencuil/membelah ujung jalang kote' hingga nampak isinya, basahi isi jalang kote' dengan siraman sesendok saus cuka pedas tadi.

Rasanya? Orang Makassar bilang, “ E de deee....nyaman-na mo!”. (Aduuuh, enak banget deh!). Tidak percaya? Coba saja Jalang kote' dari Daeng Walentina ini!

 

Salam dari Walentina Waluyanti di Belanda.

Foto dan resep: Walentina Waluyanti-Nederland

ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI 

MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


1 dari 13 Halaman Komentar | First Prev Next Last
Pas final piala dunia kemarin aku bikin ini kebetulan si boss ama temennya nonton di tempat kami...dapet deh pujian dr si mas dan kawan@....hehehehe...tx Wal buat resepnya
Posted by: Minten | Sabtu, 17 Juli 2010 | 02:40 WIB
In....wakakaka...pasti mi gang logat-ku tentara eh kentara....jangan-jangang ngomon-ku okkot juga.
Posted by: walentina | Selasa, 29 Juni 2010 | 13:20 WIB
e e e..kentaranamo logat makassar-manadona. secara senin kemarin baru pulang dr u.pandang. jadi janganki siri-sirina, he3x
Posted by: Ininnawa | Selasa, 29 Juni 2010 | 13:17 WIB
@Ininnawa: Eh, iyo di' In. Ko tau tong ji juga itu jal-kot Lasinrang. Jalang kote'na dayooooo......Hehehehe..Met ketemu lagi, gang. Trims udah mampir. @Jejen, hallo Jen, pa kabar di sana? Trims ya udah singgahin warung jalangkote-ku.
Posted by: walentina | Selasa, 29 Juni 2010 | 13:11 WIB
he..he..he...jalang kote lasinrang, nyammanna bella.
Posted by: Ininnawa | Selasa, 29 Juni 2010 | 13:05 WIB
Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us
 
© 2008 - 2009 KoKi. All rights reserved