JUMAT, 25 APRIL 2014
 
        Lupa Password?

detikTravel

detikTravel

Info Promosi Travel

Wego
Tags
This will be shown to users with no Flash or Javascript.
KoKiFood
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA
Nasi Bakar Peda, Wow...Nikmat!
Ariana - Jakarta

 

Dear Zeverina, AsMod dan KoKiers di manapun berada. 

Hmmm… aroma nasi bakar yang begitu harum, ditambah dengan perut yang sudah keroncongan membuatku tidak sabar menunggu nasi bakar tersebut siap disantap, sambil menunggu pesanan nasi bakar, saya pun sempat mengobrol-ngobrol dengan pemilik stand nasi bakar tersebut yang sangat ramah, kebetulan pada malam tersebut sedang berada di sana. Nasi bakar disajikan secara fresh, baru dibungkus ketika tamu memesan makanan, kita pun harus rela menunggu beberapa saat, mulai dari nasi beserta lauk pauknya dibungkus dengan daun pisang dan sampai kemudian nasi dibakar sekitar sepuluh menit dan dibakarnya pun secara bolak balik.
 
Bertahun-tahun sudah saya tidak mengunjungi Sunter Mall ini, ketika mendengar cerita dari seorang teman yang kebetulan bekerja tidak jauh dari mal ini mengenai nikmatnya aneka nasi bakar, bahwa stand nasi bakar ini selalu ramai dikunjungi pada saat makan siang dan makan malam dan temanku bersama rekan-rekan kerjanya sering menikmati makan siang di sini, bahkan menurut cerita lagi, kantornya pun sering memesan nasi bakar ini untuk makan siang bagi peserta meeting. Akhirnya setelah dibujuk rayu, pada suatu malam temanku bersedia menemani, bahkan mentraktirku seporsi Nasi Bakar Tahu Telur Asin, hmmm…. boleh sering-sering traktir aku ya, hehe…
 
Ketika pesanan nasi bakar datang, masih terdapat kepulan asap pada nasi bakar tersebut, kemudian pelayan membawa dua buah tusuk gigi, saya sempat bingung sejenak, ternyata tusuk gigi tersebut untuk membuka nasi bakar, keharuman nasi bakar yang begitu menggoda, ingin segera mencicipi nasi bakar ini. Seperti biasa ritual sebelum makan, difoto dulu makanan, hihihi.. ritual ini sempat diprotes sama teman yang mentraktirku, saya pun memasang muka tanpa dosa sambil tersenyum, mengambil foto-foto nasi bakar.
 
Berbagai jenis nasi bakar yang disajikan, yang paling favorit adalah Nasi Bakar Peda, yang berisi nasi putih nan pulen, peda, pete, daun melinjo yang segar, dan irisan cabai, kebetulan temanku ini kurang menyukai rasa pedas, sehingga jumlah cabai dikurangi dan buang biji pula. Bagi yang tidak menyukai pete, dapat meminta untuk tidak pakai pete pada saat pemesanan.
 
Sebelum memesan nasi bakar, saya sempat mengamati standing banner nasi bakar yang sangat menggoda, akhirnya saya memesan Nasi Bakar Tahu Telur Asin, hmm… rasanya betul-betul nikmat, sesuai dengan namanya tentu saja menunya adalah telur asin asin yang dicampur dengan tahu goreng dipotong ukuran dadu, udang, pete dan cabai yang cukup banyak, membuat nasi bakar yang kupesan jauh lebih menarik dibandingkan dengan pesanan nasi bakar temanku.
 
Karena penasaran dengan Nasi Bakar Peda, akhirnya saya pun ikut mencicipi Nasi Bakar Peda, terasa begitu pas di lidah dan nikmat, ditambah dengan daun melinjonya begitu fresh dan garing, dan tidak ketinggalan hijaunya pete. Nasi Bakar Peda, wow... nikmat!
 
Keripik kentang, suwiran empal dan sambal mangga menambah kenikmatan santap makan dengan nasi bakar.
 
Ada berbagai jenis Nasi Bakar yang ditawarkan oleh counter ini, Nasi Bakar Bandeng Presto, Nasi Bakar Bandeng plus Rebon, Nasi Timbel Bakar, Nasi Bakar Ayam dan tak ketinggalan Nasi Bakar Edan. Nama yang terakhir ini membuatku sempat membuatku penasaran, akhirnya saya pun menanyakan ke pemilik stand ini, Nasi Bakar Edan berisi nasi pulen, udang, kepala kakap, cumi, pete dan cabai, ketika kutanya mengapa diberi nama Edan, sang pemilik stand hanya tersenyum saja.
 
Ketika melihat meja di sebelahku yang memesan seporsi rujak ulek, akhirnya saya pun ikutan memesan rujak ulek ini, yang berisi buah-buahan tropis seperti mangga, nanas, jambu, bangkuang, kedongdong, ubi merah, pepaya muda yang garing. Bumbunya langsung diulek begitu kita memesan, dengan campuran gula jawa, kacang tanah, terasi, garam dan tentu saja cabai bagi yang menyukai rasa pedas.
 
Slurpppp…. kesegaran Es Doger yang berwarna pink terasa begitu sejuk ketika melewati kerongkongan, berisi merah delima, kelapa muda dan tapai. TIba-tiba saja, saya teringat kenangan saat saya masih mengenakan seragam putih abu-abu, suka jajan Es Doger yang dijual oleh penjaja keliling di depan sekolah.
 
 
KoKiers, silakan dinikmati aneka Nasi Bakar yang nikmat.
 
Kedai MZ, Food Court Sunter Mall Lt. 3, Jl. Danau Sunter Utara Blok 6-7, Kav II, Jakarta Utara
Phone : (021) 80238438
 
Salam nyam nyam,
Ariana
 
 
 

ILUSTRASI FOTO-FOTO DOK REDAKSI 

MODERATOR - Penggagas KoKi : ZEVERINA

Pembaca "KOLOM KITA" (KoKi) entah di Bontang, Inggris, Bali, Belanda, New Jersey, Kuwait, Australia, atau di Kediri, silakan berbagi peristiwa seputar kehidupan sehari-hari. Kirimkan artikel dan foto melalui form "Kirim Artikel", jika mengalami kesulitan kirimkan melalui email: temennyazev@gmail.com ; kokizeverina@gmail.com


1 dari 10 Halaman Komentar | First Prev Next Last
aku juga punya produk kuliner seperti ini lho... dijamin ngelawan deh kelezatannya... sama2 nasi bakar.. maknyus deh.. kunjungi ya www.nasibakar.blogdetik.com
Posted by: adriboy | Kamis, 2 Agustus 2012 | 02:23 WIB
Lihat artikel ini, jadi pengen makan nasi bakar lagi.
Posted by: Ariana | Minggu, 9 Januari 2011 | 02:11 WIB
Mbak SU, apa kabar?. baru muncul lagi nih... Yukkkk.... ayukkkk... silakan dinikmati nasi bakar pedanya selagi hangat dan coba juga kesegaran es dogernya, salam hangat :-)
Posted by: Ariana | Kamis, 20 Mei 2010 | 11:18 WIB
Enak.
Posted by: SU | Senin, 17 Mei 2010 | 14:58 WIB
Mbak Wati, apa kabar?. silakan dicicipi nasi bakar pedanya, selagi hangat, thanks ya...
Posted by: Ariana | Minggu, 16 Mei 2010 | 15:49 WIB
Anda harus login untuk memberi komentar pada Artikel ini...
About KoKi | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us
 
© 2008 - 2009 KoKi. All rights reserved